Iklan
thumbnail

6 Ciri-Ciri Pembelajaran Tematik

Posted by Aris Hidayat on Jumat, 14 Februari 2014


6 Ciri-Ciri Pembelajaran Tematik
dalam proses pendidikan. Berikut ini kami jabarkan sedikit mengenai Ciri-Ciri Pembelajaran Tematik diantaranya sebagai berikut :
1. Berpusat pada siswa. Proses pendidikan dan pembelajaran yang dilakukan harus menempatkan siswa sebagai pusat aktivitas dan harus mampu memperkaya pengalaman belajar. Pengalaman belajar tersebut dituangkan dalam kegiatan belajar yang menggali dan mengembangkan fenomena alam sekitar siswa.

2. Memberikan pengalaman langsung kepada siswa. Agar pendidikan dan pembelajaran lebih bermakna maka siswa perlu belajar secara langsung dan mengalami sendiri. Atas dasar ini maka guru perlu menciptakan kondisi yang kondusif dan memfasilitasi tumbuhnya pengalaman yang bermakna.

3. Pemisahan mata pelajaran tidak begitu jelas. Mengingat tema dikaji dari berbagai mata pelajaran dan saling keterkaitan maka batas mata pelajaran menjadi tidak begitu jelas.

4. Menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran dalam suatu proses pendidikan dan pembelajaran.

5. Bersifat fleksibel. Pelaksanaan pembelajaran tematik tidak terjadwal secara ketat antar mata pelajaran.

6. Sesuai minat. Hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai dengan minat, dan kebutuhan siswa.
Februari 14, 2014
thumbnail

Pengertian Best Practice

Posted by Aris Hidayat on Selasa, 11 Februari 2014

Pengertian Best Practice berkaitan dengan manajemen sekolah dalam dunia pendidikan. Best Practice adalah suatu ide atau gagasan mengenai suatu teknik, metode, proses, aktivitas, insentif atau penghargaan yang lebih efektif dalam mencapai keberhasilan yang luar biasa dibandingkan dengan teknik, metode, proses lain. Ide atau gagasan yang dengan pengawasan dan pengujian yang sesuai, dapat memberikan hasil yang diharapkan dengan lebih sedikit permasalahan dan komplikasi yang tidak terduga.

Best practice dapat juga didefinisikan sebagai cara yang paling efisien dan paling efektif untuk menyelesaikan suatu usaha atau pekerjaan, berdasarkan prosedur yang berulang-ulang dengan memberikan bukti nyata yang dapat mengubah perilaku sejumlah orang.

Meskipun kebutuhan akan peningkatan terus berproses sejalan dengan perubahan waktu dan perkembangan berbagai hal, best practice dipertimbangakan oleh beberapa orang sebagai konsep istimewa yang biasa digunakan untuk mengembangkan dan mengikuti tata cara standar yang telah ditetapkan dalam melakukan berbagai hal yang dapat digunakan oleh berbagai organisasi untuk kepentingan menejemen, kebijakan, dan terutama sistem pembinaaan.
Februari 11, 2014
thumbnail

7 Kiat Sukses Satu Tahun Ajaran

Posted by Aris Hidayat on Sabtu, 08 Februari 2014

7 Kiat Sukses Satu Tahun Ajaran. Biasanya dalam lembaga pendidikan dalam melaksananakan kegiatan pendidikan membuat beberapa agenda yang nantinya dilaksanakan dalam Satu Tahun Pelajaran. Berikut ini kami mencoba berbagi informasi mengenai kiat sukses satu tahun ajaran sebagai berikut :
  1. Menyiapkan sebuah folder khusus yang isinya adalah semua 'paper work' atau pekerjaan yang bersifat keadministrasian dan ditulis di kertas. Isinya antara lain : visi misi sekolah, nama siswa, rencana pembelajaran dari hari ke hari, dokumen kurikulum, serta hal lain yang memudahkan anda menjalankan administrasi satu tahun ajaran penuh.
  2. Menyepakati peraturan dan konsekuensi di kelas, latih terus di dua minggu pertama sampai satu bulan di tahun ajaran baru. 
  3. Menyiapkan template yang berisi nama anak dan kolom yang kosong disebelahnya, untuk bisa memudahkan anda menggunakannya saat menilai siswa atau mengecek kelengkapan sesuatu yang dibawa siswa
  4. Siapkan games atau permainan yang bisa dimainkan saat siswa jenuh atau butuh penyegaran, 10 permainan saja tidak usah banyak-banyak. Permainan tadi bisa anda lakukan satu tahun penuh.
  5. Lakukan pemetaan materi pembelajaran satu tahun penuh.
  6. Menyiapkan arus atau penataan informasi, bagaimana siswa tahu dan mengerti jika ada pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan.
  7. Lakukan refleksi minimal seminggu sekali atau sehari sekali.
Februari 08, 2014
thumbnail

Pengertian Pembelajaran Tematik

Posted by Aris Hidayat on Sabtu, 18 Januari 2014

Dalam Ilmu Pendidikan Pembelajaran Tematik dapat diartikan suatu kegiatan pembelajaran dengan mengintegrasikan materi beberapa mata pelajaran dalam suatu topik pembahasan.Sutirjo dan Sri Istuti Mamik (2004:6) menyatakan bahwa pemebalajaran tematik merupakan suatu usaha untuk mengintegrasikan pengetahuan,keterampilan, nilai, atau sikap pembelajaran, serta pemikiran yang kreatif dengan menggunakan tema.

Dari pernyataan tersebut dapat ditegaskan bahwa pembelajaran tematik dilakukan dengan maksud sebagai upaya untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan, terutama untuk mengimbangi padatnya materi kurikulum. Disamping itu pembelajaran tematik akan memberikan peluang pembelajaran terpadu yang lebih menekankan pada partisipasi atau keterlibatan siswa dalam belajar. Keterpaduan dalam pembelajaran ini dapat dilihat dari aspek proses atau waktu, aspek kurikulum, dan aspek belajar mengajar. Dalam menerapkan dan melaksanakan pembelajaran tematik, ada beberapa prinsip dasar yang perlu diperhatikan yaitu :
  1. Bersifat kontektual atau terintegrasi dengan lingkungan, pembelajaran yang dilakukan perlu dikemas dalam suatu format keterkaitan, maksudnya pembahasan suatu topik dikaitkan dengan kondisi yang dihadapi siswa atau ketika siswa menemukan masalah dan memecahkan masalah yang nyata dihadapi siswa dalam kehidupan sehari-hari dikaitkan dengan topik yang dibahas.
  2. Bentuk belajar harus direncanakan, bentuk belajar harus dirancang agar siswa bekerja secara sungguh-sungguh untuk menemukan tema pembelajaran yang riil sekaligus mengaplikasikannya. Dalam melakukan pembelajaran tematik siswa didorong untuk mampu menemukan tema-tema yang benar-benar sesuai dengan kondisi siswa, bahkan dialami siswa.
  3. Efisiensi, pembelajaran tematik memiliki nilai efisiensi antara lain dalam segi waktu, beban materi, metode, penggunaan sumber belajar yang otentik sehingga dapat mencapai ketuntasan kompetensi secara tepat.
Januari 18, 2014
thumbnail

Quantum Teaching

Posted by Aris Hidayat on Jumat, 17 Januari 2014

Dalam Ilmu Pendidikan Quantum Teaching merupakan konsep yang diturunkan dari Quantum Learning yang mempunyai motto membiasakan belajar nyaman dan menyenangkan. Quantum Teaching sebuah strategi untuk mempraktekkan Quantum Learning di ruang-ruang kelas, berusaha memberikan kiat-kiat,petunjuk, dan seluruh proses dapat menghemat waktu, mempertajam pemahaman dan daya ingat, membuat belajar sebagai suatu proses yang menyenangkan dan bermanfaat. Dengan demikian quantum teaching berarti menciptakan lingkungan belajar yang efektif, dengan cara menggunakan unsur-unsur yang ada pada siswa dan lingkungan belajarnya melalui interaksi yang terjadi di dalam kelas.

Pengertian Quantum Teaching
Adapun pengertian quantum teaching menurut Bobby De Porter : Quantum Teaching adalah konsep yang menguraikan cara-cara baru dalam memudahkan proses belajar mengajar, lewat memadukan unsur seni dan pencapaian-pencapaian yang terarah, apapun mata pelajaran yang diajarkan.

Quantum teaching menjadikan segala sesuatu berarti dalam proses belajar mengajar, setiap kata, pikiran, tindakan asosiasi dan sampai sejauh mana mengubah lingkungan, presentasi dan rancangan pengajaran.

Sebagai ungkapan diatas, Colin Rose juga berpendapat bahwa quantum teaching adalah panduan praktis dalam mengajar yang berusaha mengakomodir setiap bakat siswa atau dapat menjangkau setiap siswa. Metode ini sarat menimbukan antusiasme siswa.

Quatum teaching menjadikan ruang-ruang kelas ibarat sebuah konser musik yang memadukan berbagai instrumen sehingga tercipta komposisi yang menggerakkan dari keberagaman tersebut. Sebagai guru yang akan mempengaruhi kehidupan murid, anda seolah-olah memimpin konser saat berada diruang kelas.
Januari 17, 2014
thumbnail

Daftar Label

Posted by Aris Hidayat on


Januari 17, 2014